Minggu, 04 Agustus 2013

MENGHITUNG KORELASI PRODUCT MOMENT DENGAN MS OFFICE EXCELL 2007/2010



Pada analisis data penelitian biasanya ada yang disebut dengan uji korelasi. Korelasi merupakan hubungan antara dua variabel, yaitu variabel X dan Variabel Y yang disebut dengan hubungan timbal balik. Misalnya hubungan antara motivasi dengan prestasi, tinggi badan dengan berat badan, minat belajar dengan hasil belajar, dll.

Korelasi Product Moment yang dikemukakan oleh Pearson menggunakan bentuk perkalian-perkalian terhadap variabel-variabelnya. Perkalian dalam rumus ini terjadi antara variabel X dengan Variabel Y baik pada skor asli secara langsung atau perkalian perkalian pada simpangan variabel X dengan variabel Y atau menggunakan simpangan baku bersama (kovarian). (Susetyo, 2010:119).

Berikut adalah tehnik untuk menghitung koefisien korelasi Product Moment dengan menggunakan skor asli dari kedua variabel.  Rumus yang digunakan yaitu :




Kali ini saya akan memanfaatkan Microsoft Office Excell 2007/2010 untuk menghitung koefisien korelasi tersebut. Dalam file ini terdapat dua sheet, yaitu Form Uji Korelasi dan Contoh-Uji- Korelasi yang sudah diisi sebagai contoh. Untuk menggunakan program ini sangatlah mudah, Anda hanya tinggal mengisikan data X dan Y pada kolom yang diblok kuning. Pada contoh ini N-nya adalah 40. (Jika N lebih dari 40, maka baris A5 sampai A124 tinggal di unhide, karena N yang disediakan di sini sampai 120).


Apabila Anda ingin mencobanya silahkan langsung saja download filenya DI SINI atau DI SINI !
Semoga tip ini bermanfaat. Amin.


Senin, 22 Juli 2013

MEMBUAT JADWAL PROSES BELAJAR MENGAJAR (PBM) DENGAN EXCELL

Di awal tahun pelajaran baru setiap Wakasek Bidang Akademis pasti disibukkan dengan membuat Jadwal Proses Belajar mengajar. Banyak program aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat Jadwal PBM, diantaranya yang banyak digunakan adalah aSc Timetables. Tetapi dalam kesempatan ini saya akan berbagi membuat Jadwal PBM dengan menggunakan Microsoft Office Excell. Program ini dibuat dengan jumlah rombongan belajar untuk tiap tingkatan sebanyak 9 kelas (27 rombongan belajar).
Dalam Program ini terdiri dari 3 sheet, yaitu :
  1. JADWAL PBM : untuk entri kode guru atau kode mata pelajaran
  2. JUMLAH-JAM-PER KELAS : berisi rekap jumlah jam untuk setiap mata pelajaran dalam setiap kelas. Sheet ini berfungsi untuk mengecek kelebihan atau kekurangan jumlah jam untuk setiap mata pelajaran.
  3. REKAP-JAM PBM : berisi jumlah jam mengajar guru per hari dan hari yang kosong serta jumlah total jam mengajar. 

 Langkah pembuatan :
1.       Download terlebih dahulu PROGRAM JADWAL PBM
2.       Ekstraks, kemudian buka file PROGRAM JADWAL PBM
3.       Buka sheet JADWAL PBM. (Jika ada permintaan update, klik update kemudian klik continue)
4.       Isi Nama Guru dan Mata Pelajaran secara lengkap.
5.    Lakukan entri kode guru satu-per satu pada tabel Jadwal Proses Belajar Mengajar sampai selesai (seluruh guru terentri).
6.    Apabila ketika entri warna shading berubah menjadi merah berrati jam mengajar bentrok. Lakukan perubahan supaya tidak bentrok.
7.   Jika Anda ingin mengecek kelas mana saja yang lebih jamnya atau belum ada jam mengajarnya, silahkan buka shet JUMLAH-JAM-PER KELAS.
8.  Apabila akan memindahkan jam mengajar, untuk melihat di hari apa saja yang jumlah jam mengajarnya masih kosong atau sedikit silahkan cek di tabel sebelah kanan tabel Jadwal Proses Belajar Mengajar atau buka sheet REKAP-JAM-PBM.

Catatan :

  • Pengisian data hanya dilakukan pada sheet JADWAL-PBM. Jika sheet JADWAL-PBM sudah terisi maka secara otomatis sheet JUMLAH-JAM-PER KELAS dan REKAP-JAM PBM akan terisi.
  • Jika jumlah rombongan belajar tiap kelas tidak mencapai 9 kelas, maka kolom yang tidak terpakai tinggal di hide (disembunyikan) saja, jangan dihapus.

Semoga postingan ini ada manfaatnya dan dapat membantu bagi yang memerlukan. Jika Anda ingin mencobanya silahkan langsung saja Download melalui tautan di bawah ini!


Selasa, 11 Juni 2013

PENGELOLAAN LABORATORIUM BIOLOGI



Penilaian hasil belajar siswa mencakup 3 aspek, yaitu Kognitif, Psikomotor dan Apektif.  Penilaian psikomotor diantaranya dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum di laboratorium. Dalam pembelajaran laboratorium berfungsi sebagai tempat siswa dalam upaya meniru ahli sains mengukap rahasia alam, yaitu dalam bentuk proses pembelajaran. Di laboratorium siswa dapat membuktikan suatu teori atau konsep yang dipelajarainya. Menurut Tjipto Utomo (1985:109) bahwa “bentuk kegiatan pratikum sangat efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran secara sinergi dengan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotor”. 

Agar laboratorium dapat berfungsi maksimal, maka perlu adanya pengelolaan yang baik dan pemanfaatan yang benar. Sebagaimana yang dikemukanan oleh Wicahyono (2003:31), “ agar dapat berfungsi maksimal, laboratorium harus dimanfaatkan dengan cara benar. Untuk itu, laboratorium harus ditangani oleh seorang guru khusus yang disebut “Laboran”. Namun, apabila jika sekolah tidak memiliki tenaga laboran, maka guru harus berperan sebagai pembimbing siswa ketika praktik di laboratorium.