Selasa, 22 Oktober 2013

VIRUS DNA




Berdasarkan jenis asam nukleatnya virus dikelompokkan menjadi dua, yaitu virus DNA (Deoxyribo Nukleic Acid) dan virus RNA (Ribo Nuckeic Acid)

A.  Virus DNA
  1. Myoviridae, contohnya Fag T4/Bakteriofage (virus pada bakteri)
  2. Herpesviridae, contohnya Simplexvirus (virus herpes) dan Cytomegalovirus.
  3. Circiviridae, contohnya Chicken anemia virus (virus anemia pada ayam)
  4. Hepadnaviridae, contohnya Orthohepadnavirus (virus hepatitis B pada manusia)
  5. Parvoviridae, terdiri atas tiga genus yaitu  Parvovirus, Densovirus dan Adenoassosiatedvirus.
  6. Papvoviridae, terdiri atas dua genus yaitu Papillomavirus dan Polyomavirus.
  7. Adenoviridae, terdiri atas dua genus yaitu Mastadenovirus dan Aviadenovirus.
  8. Iridoviridae, terdiri atas dua genus yaitu Typulla dan Iridovirus.
  9. Poxviridae, contohnya Orthopoxvirus.
 

B. VIRUS RNA



Virus ini memiliki asam nukleat RNA. Terdiri dari beberapa famili sebagai berikut :
  1. Picornaviridae,  terdiri atas empat genus yaitu Rhinovirus, Enterovirus, Cardiovirus dan Aphthovirus.
  2. Reoviridae, terdiri atas tiga genus yaitu Orbivirus, Reovirus, dan Rotavirus.
  3. Togaviridae, terdiri atas empat genus yaitu Alphavirus, Rubivirus, Pestivirus dan Flavivirus.
  4. Orthomyxiviridae, terdiri dari satu genus yaitu Influenzavirus.
  5. Paramyxoviridae, mempunyai tiga genus yaitu Pneumoviruse, Paramyxovirus, dan Morbillivirus.
  6. Rhabdoviridae, mempunyai dua genus yaitu Vesiculovirus dan Lyssavirus.
  7. Retroviridae, mempunyai dua genus yaitu Oncovirinavirus dan Leukovirus.
  8. Arenaviridae, hanya mempunyai satu genus yaitu Arenavirus.
  9. Bunyaviridae, mempunyai satu genus yaitu Bunyavirus.



Minggu, 13 Oktober 2013

GEN DAN ALELA (Substansi Genetik)



A.  Gen
Gen adalah substansi hereditas yang terusun atas asam nukleat (DNA) yang mengandung satuan informasi genetik. DNA sering disebut sebagai gen itu sendiri. Gen dapat mereflikasi diri. Terdapat dalam kromosom, tempat gen dalam kromosom disebut lokus gen.

Sifat-sifat gen :
1)    Terdapat dalam lokus gen
2)    Mengandung satuan informasi genetik..
3)    Sebagai zarah yang kompak.
4)    Mengatur pewarisan sifat keturunan.

Fungsi Gen :
1)    Mengatur perkembangan dan metabolisme individu.
2)    Menyampaikan informasi genetik kepada generasi berikutnya.

Gen membentuk susunan tertentu yang disebut genotip, genotip menentukan sifat yang nampak (penotip). Pasangan gen yang sama disebut homozigot sedangkan pasangan gen yang berbeda disebut heterozigot. Gen ada yang dominan dan ada yang resesip. Gen dominan (menang/kuat) biasanya disimbolkan dengan huruf kapital sedangkan lawannya gen resesif (kalah) disimbolkan dengan huruf kecil. Untuk satu sifat beda setiap gen disimbolkan dengan huruf / simbol yang sama. Misal jika gen dominan disimbolkan dengan “A”, maka gen resesif disimbolkan dengan “a”.

Catatan :  
  • Sifat dominan mempunyai dua macm genotip yaitu dalam keadaan Homozigot dominan dan Heterozigot, sedangkan sifat resesif hanya memiliki satu genotip, yaitu dalam keadaan homozigot resesif. 
  • Dalam keadaan heterozigot, penotip yang terekspresikan adalah yang bersifat dominan
  • Sifat resesif baru terekspresikan bila dalam keadaan homozigot resesif.