Selasa, 01 Oktober 2013

RAHASIA BUAH ALPUKAT (Kandungan Gizi & Manfaat)


Siapa yang tidak kenal dengan buah yang satu ini? Buah ini memang bukan asli indonesia. Buah ini berasal dari benua Amerika, tetapi sekarang buah ini banyak tersebar di Indonesia. Jenis buah alpukat yang banyak di pasaran adalah alpukat hijau bundar, hijau panjang, dan alpukat fuerte. Bentuk buah alpukat ada yang lonjong dan ada yang bundar dengan warna kulit buah hijau sampai merah tua. Daging buah umumnya berwarna kuning.
Tahukah Anda rahasia yang tersembunyi pada alpukat? Banyak sekali rahasia yang dapat diungkap dari buah yang satu ini. Kalau Anda belum tahu dan ingin mengetahuinya bacalah artikel ini sampai tuntas.

Selasa, 17 September 2013

ENZIM (METABOLISME)


A. Definisi Enzim
·    Enzim adalah makromolekul yang bekerja sebagai katalis, agen kimiawi yang mempercepat reaksi tanpa ikut terkonsumsi oleh reaksi (Campbell : 163)
·   Enzim adalah  suatu kelompok protein yang menjalankan dan mengatur perubahan-perubahan kimia dalam sistem biologi. (Sumardjo : 10)
·    Enzim adalah protein yang mengkatalis reaksi-reaksi biokimia. (Phillip : 49)

B. Struktur
1.  Tersusun atas apoenzim dan gugus prostetik.
·    Apoenzim adalah bagian enzim yang berupa protein, sedangkan gugus prostetik merupakan bagian enzim yang berupa senyawa non protein.
·    Jika gugus prostetik berasal dari senyawa organik kompleks (misal NADH, koenzim A, vitamin B) disebut koenzim.
·      Jika berasal dari senyawa anorganik (misal besi, seng, tembaga) disebut kofaktor
2. Memiliki sisi aktif (sisi katalitik), yaitu bagian enzim tempat berikatan dengan substrat.
3.  Enzim yang aktif disebut dengan holoenzim.

C. Sifat-sifat/Ciri-ciri Enzim
1.   Merupakan protein.
2.   Merupakan biokatalisator.
   Enzim mempercepat reaksi metabolik dengan menurunkan energi aktivasi.
3.  Bekerja secara spesifik
Hanya dapat bekerja pada substrat tertentu
Hanya dapat mengkatalis reaksi tertentu
a.  Lock and Key Theory
Enzim dan substrat bergabung bersama membentuk kompleks seperti kunci yang masuk ke dalam gembok.
b.   Induced Fit Theory
Sisi aktif enzim adalah bentuk yang fleksibel dan menyesuaikan dengan bentuk substrat.
4. Tidak ikut bereaksi
5. Diperlukan dalam jumlah sedikit
6. Bekerja secara bolak-balik

Jumat, 13 September 2013

HUJAN DAN DAMPAKNYA MENURUT ALQUR'AN DAN SAINS (Makalah)



Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju, batu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi.

Di Bumi, hujan adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat untuk jatuh dan biasanya tiba di daratan. Dua proses yang mungkin terjadi bersamaan dapat mendorong udara semakin jenuh menjelang hujan, yaitu pendinginan udara atau penambahan uap air ke udara. Virga adalah presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap sebelum mencapai daratan; inilah satu cara penjenuhan udara. Presipitasi terbentuk melalui tabrakan antara butir air atau kristal es dengan awan.

Hujan adalah merupakan bagian dari daur hidrologi. Proses-proses utama yang mendorong siklus air adalah evaporasi air cair oleh energi surya, kondensasi uap air menjadi awan, dan hujan. Transpirasi oleh tumbuhan darat juga menggerakkan cukup banyak air ke atmosfer. Aliran permukaan dan air tanah dapat mengembalikan air ke lautan, sehingga menuntaskan siklus air.
Bagaimana hujan terbentuk masih merupakan misteri besar bagi orang-orang dalam waktu yang lama. Baru setelah Radar Cuaca ditemukan, bisa didapatkan tahap-tahap pembentukan hujan. Sebenarnya semua tahap pembentukan hujan telah dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Tahap-tahap pembentukan hujan diterangkan secara jelas dalam QS Ar-ruum : 48. 
.

“Artinya : Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira”. (Surat Ar-Ruum, 48)